Doa



Hatiku bergidik pilu
Tatkala diriku mengerti arti semua ini
Terlebih karena itu engkau
Kupanjatkan doa untukmu

Lidahku terasa kelu
Manakala diriku mengetahui tindakan yang kau lakukan
Terlebih karena itu engkau
Masih, kupanjatkan doa untukmu

Mataku terasa panas
Kala menyaksikan aksimu yang nyatanya tak ada
Terlebih karena itu engkau
Tetap, kupanjatkan doa untukmu

Namun, ketika untukmu aku terus berdoa
Menjadi suatu pertanyaan bagiku
Apakah engkau turut menyertakan namaku
Dalam doamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lee Hae Jin : Kebutuhan adalah Peluang!

Sang Eksekutif

Hanya Rasa