Ini Waktumu!



"Anda tidak Terlambat. Anda tidak Terlalu Cepat. Anda adalah Anda, di Zona Waktu Anda" - Time Zone 🕛.

Waktuku = Waktumu (?)
Ini semua adalah opini. Bukan untuk menjatuhkan, menyalahkan,  membenarkan, atau bahkan menjadi pembenaran.
Dalam kehidupan manusia dalam masyarakat, terdapat hal-hal yang menjadi acuan seseorang dalam "melihat" orang lain.  Harta, Kedudukan, Prestasi, Pendidikan, Ketepatan Sediaan Waktu, dan lain sebagainya.  Apa maksudnya? Terkadang, hal-hal tersebut menjadi parameter atau indikator bagi seseorang dalam mengklasifikasikan "hidup enak" dan "hidup sukses" seseorang.  Tapi, dalam kenyataannya, (memang) tangan Tuhan selalu berperan dalam perjalanan kehidupan, mencetak kesadaran dan gambaran gambaran baru yang berbeda pada setiap insan manusia.
Waktumu, tidak pernah bisa sama dengan Waktuku!

Ini Waktumu!
Sedikit menilik ke belakang, di kala pakaian putih abu-abu masih melekat pada badan kecil ini. "Nilai merupakan segalanya". Stigma ini sangat jelas tergambar. Menghantui kawan-kawan hingga membuat mereka melakukan apapun. Belajar serius ataupun belajar menyalin. Keduanya tak sepenuhnya salah. Itu proses. Kami tentu takut, dicap bodoh atau bahkan buruk oleh lingkungan kami, baik teman maupun guru. Saya pun begitu. Saya pikir itu segalanya. Hanya saja, di kala pikiran seperti itu mengganggu, saya masih berusaha mengembangkan diri saya dalam suatu wadah yang bernama "organisasi". Dalam perjalanannya, akhirnya saya sadar: Kuantitas dan Kualitas adalah berbeda. Kuantitas adalah gambaran konkret dari Kapasitas Diri dalam suatu hal yang dinilai (bukan kualitas), hal yang paling jelas bisa dilihat oleh orang lain. Saya telah banyak menemui, orang dengan output kuantitas yang minim dalam penilaian dunia nyata ini, tetapi memiliki kualitas diri yang luar biasa. Menurut saya, hal tersebut berbeda. Dan jikalau memang menunjukkan kapasitas diri, artinya apa? Manusia masih bisa berkembang untuk meningkatkan kuantitasnya, dan bukan berarti kita bukan manusia yang berkualitas. Ini hanyalah penilaian.

Sama dengan semua hal yang menjadi parameter di atas tadi. Itu semua hanya penilaian luar, yang sebenarnya tidak akan pernah memengaruhi teman-teman ataupun saya. Lantas apa? Do everything that you want to do. Lakukan apapun! Tidak ada yang salah dari keinginan kalian, asal tidak merugikan orang lain. Lakukan hal-hal positif selama kau bisa n_n. Terimalah diri kalian apa adanya. Open minded. Dan juga serahkan sisanya kepada Allah SWT. Karena rencana kita boleh bagus, tapi yang di atas Maha Mengetahui. Ini adalah panggung kita. It's my Showcase. It's my Showtime!

PPD - Plan Pray Do.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lee Hae Jin : Kebutuhan adalah Peluang!

Sang Eksekutif

Hanya Rasa