Engkau Manis, Maaf
Terbuai akan keindahanmu
Hadirmu membayangi tiap serat akal pikirku
Menyeret lembut ujung bibirku
Melukis sebongkah senyum penuh malu karenamu
Engkau Manis, kusadari itu
Terengkuh atas kelembutanmu
Mengisi tiap jengkal relung hatiku
Mengalirkan darah cepat di wajahku
Melukis rona merah penuh malu karenamu
Engkau Manis, masih kusadari itu
Terkulai atas pemikiranmu
Merangkai canda tawa serta kata di pikiranku
Membuatku tak mampu mengalihkan pandanganku
Mataku tak bisa berpaling karenamu
Engkau memang Manis, sudah jelas itu
Engkau Manis, Maaf
Aku Terpikat
Komentar
Posting Komentar